Cost Behavior Chapter 3 : Pertemuan 9

Cost dibedakan menjadi 3 yaitu
-Fixed Cost
Adalah biaya yang tidak berubag walaupun ada penurunan atau kenaikan aktivitas dalam relevant range.
-Variable Cost
Adalah biaya yang berubah sejalan dengan perubahan aktivitas daklam relevant range.
-Semivariable Cost
Memiliki karakteristik fixed dan variable cost. Penyebabnya adalah



  • Adanya jumlah minimum yang dipertahankan
  • Pengklasifikasian akuntansi, contoh listrik untuk penerangan digabung dengan listrik untuk produksi
Separating fixed cost dan variable cost tujuannya adalah
  1. Penghitungan trif FOH dan analisis varian
  2. Penghitungan tarif FOH dan analisis varian
  3. Analisis direct costing dan contribution margin
  4. Analisis break even dan cost-volume profit
  5. Analisis differencial cost dan comparative cost
  6. Analisis short run profit maximization dan cost minimization
  7. Analisis capital budgeting
  8. Analisis marketing profitability per wilayah, produk, dan pelanggan
Pemisahan fixed cost dan variable cost menggunkan data historis. Data abnormal harus dikeluarkan dari analisis. Contoh data abnormal adalah kerusakan mesin sementara dan pembelian materialdi bawah standar dapat mempengaruhi hubungan antara aktivitas dan biaya yang terkait.
Data perlu dikoreksi apabila terdaoat perbedaan antar periode. Apabila terdapat pembelian mesin baru yang lebih efisien dibandingkan dengan mesin yang digunakan pada periode yang dipakai sebagai sampel, estimasi perilaku biaya harus disesuaikan dengan efisiensi yang diharapkan dari mesin baru.

High and Low Points Method
yaitu dengan menggunakan aktivitas tertinggi dan terendah. walaupun tidak selalu.

Scattergraph Method
Cost yang dianalisis ditempatkan pada sumbu vertikal. Sedangkan aktivitas yang terkait ditempatkan pada sumbu horizontal.

Method of Least Squares
Didasarkan pada persamaan garus lurus y= a+bx

Analisis Korelasi
Penggunaan metode scattergraph memungkinkan untuk melihat apakah terdaoat korelasi antara biaya dengan aktivitas yang dianalisis. Korelasi adalah ukuran covariation antara dua variabel, variabel independen dan variabel dependen. Apabila terdapat korelasi yang sempurna, maka semua titik menempel pada garis lurus. Aktivitas yang dipakai untuk memprediksi biaya adalah aktivitas yang memiliki korelasi tinggi dengan biaya tersebut.

Koefisien korelasi
Mengukur tingkat korelasi antara dua variable, seberapa besar perubahan x mempengaruhi perubahan y. Semakin mendekati 1/-1 makan hubungannya semakin kuat

Koefisien Determinasi
Menunjukkan persentase perubahan variable dependent yang dipengaruhi oleh perubahan variable independent






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pricing (PCM) Chapter 13 Pert 14

Differential Cost Analysis Chapter 21 Pert 12

Chapter 8 Costing By-Products and Joint Product Pertemuan 1